Pendahuluan
Manajemen bandwidth adalah salah satu hal terpenting dalam jaringan, khususnya jika Anda mengelola banyak user atau segmen jaringan. Salah satu fitur powerful pada MikroTik adalah Queue Tree, yang memungkinkan pembagian bandwidth berdasarkan interface, parent queue, atau packet mark.
Pada artikel ini, kita akan membahas cara membuat Queue Tree pada 3 VLAN berbeda sehingga tiap VLAN mendapatkan kontrol bandwidth yang jelas dan terstruktur.
1. Apa Itu Queue Tree?
Queue Tree adalah metode queueing MikroTik yang bekerja pada level interface dan sering digunakan untuk:
- Membatasi bandwidth per VLAN
- Membuat manajemen bandwidth hirarkis
- Traffic shaping pada arah upload dan download
- QoS berdasarkan mangle
Queue Tree bekerja hanya jika traffic sudah ditandai (mangle) terlebih dahulu.
2. Contoh Skenario dan Topologi
Misal Anda punya tiga VLAN:
| VLAN | Interface | Segment | Tujuan |
|---|---|---|---|
| VLAN 10 | vlan10 | 192.168.10.0/24 | Staff |
| VLAN 20 | vlan20 | 192.168.20.0/24 | Marketing |
| VLAN 30 | vlan30 | 192.168.30.0/24 | Guest |
Anda ingin membagi bandwidth internet:
- Total internet: 100 Mbps download / 20 Mbps upload
- VLAN 10: 40 Mbps down / 10 Mbps up
- VLAN 20: 40 Mbps down / 8 Mbps up
- VLAN 30: 20 Mbps down / 2 Mbps up
3. Langkah-Langkah Konfigurasi Queue Tree di MikroTik
A. Mangle Traffic
Kita akan menandai paket berdasarkan alamat sumber/destinasi VLAN.
1. Mark Connection
/ip firewall mangle
add chain=prerouting src-address=192.168.10.0/24 action=mark-connection new-connection-mark=conn_vlan10
add chain=prerouting src-address=192.168.20.0/24 action=mark-connection new-connection-mark=conn_vlan20
add chain=prerouting src-address=192.168.30.0/24 action=mark-connection new-connection-mark=conn_vlan30
2. Mark Packet (Upload – arah keluar WAN)
add chain=prerouting connection-mark=conn_vlan10 action=mark-packet new-packet-mark=pkt_vlan10_up passthrough=yes
add chain=prerouting connection-mark=conn_vlan20 action=mark-packet new-packet-mark=pkt_vlan20_up passthrough=yes
add chain=prerouting connection-mark=conn_vlan30 action=mark-packet new-packet-mark=pkt_vlan30_up passthrough=yes
3. Mark Packet (Download – arah dari WAN)
add chain=postrouting connection-mark=conn_vlan10 action=mark-packet new-packet-mark=pkt_vlan10_down passthrough=yes
add chain=postrouting connection-mark=conn_vlan20 action=mark-packet new-packet-mark=pkt_vlan20_down passthrough=yes
add chain=postrouting connection-mark=conn_vlan30 action=mark-packet new-packet-mark=pkt_vlan30_down passthrough=yes
Catatan:
Jika menggunakan FastTrack, harus dimatikan agar Queue Tree bekerja.
B. Buat Queue Tree
Anda harus mengetahui nama interface WAN, misalnya:
ether1
1. Parent Queue (Root)
/queue tree
add name="DOWNLOAD" parent=ether1 direction=download max-limit=100M
add name="UPLOAD" parent=ether1 direction=upload max-limit=20M
2. Child Queue per VLAN
Download
add name="VLAN10-DOWN" parent=DOWNLOAD packet-mark=pkt_vlan10_down limit-at=40M max-limit=40M
add name="VLAN20-DOWN" parent=DOWNLOAD packet-mark=pkt_vlan20_down limit-at=40M max-limit=40M
add name="VLAN30-DOWN" parent=DOWNLOAD packet-mark=pkt_vlan30_down limit-at=20M max-limit=20M
Upload
add name="VLAN10-UP" parent=UPLOAD packet-mark=pkt_vlan10_up limit-at=10M max-limit=10M
add name="VLAN20-UP" parent=UPLOAD packet-mark=pkt_vlan20_up limit-at=8M max-limit=8M
add name="VLAN30-UP" parent=UPLOAD packet-mark=pkt_vlan30_up limit-at=2M max-limit=2M
4. Validasi & Testing
A. Cek Queue Tree Berjalan
/queue tree print stats
Anda akan melihat traffic bergerak pada masing-masing queue VLAN.
B. Cek Packet Mark
/ip firewall mangle print stats
C. Tips Troubleshooting
- Pastikan FastTrack OFF
- Pastikan interface parent benar (upload/download)
- Pastikan packet mark diproses sebelum NAT
- Jika multi-WAN, perlu mangle terpisah per interface gateway
5. Best Practice Queue Tree MikroTik
- Gunakan
limit-atuntuk reservasi bandwidth minimal - Gunakan
max-limituntuk batas tertinggi - Mangle harus seminimal mungkin (efisien)
- Queue Tree cocok untuk bandwidth > 20 Mbps
- Unik pada arah upload/download: jangan menggunakan global-in/out pada RouterOS terbaru
6. Contoh Kasus
A. Buat Mangle , masuk ke menu IP -> Firewall -> Mangle
- Prerouting


- pastrouting



B. Buat Queue Type -> masuk ke menu Queue -> queue type


C.Buat Queue Tree -> masuk menu Queue -> queue tree





Kesimpulan
Dengan Queue Tree, Anda bisa mengatur bandwidth 3 VLAN di MikroTik secara detail dan terstruktur. Teknik ini mendukung environment kecil sampai besar, cocok untuk kantor, kampus, dan hotspot. Konfigurasi utama yang harus diperhatikan adalah:
- Penandaan paket (mangle) yang benar
- Parent queue upload & download
- Queue child berdasarkan VLAN
