Fungsi CloudFlare (CF)

1. CDN dan Menghemat Bandwidth

CloudFlare menyebarkan semua konten statis dari web (css, gambar, js, dll), dan meyenarkannya ke seluruh data center CloudFlare. Selain membuat loading website semakin cepat, karena visitor loading file statis dari datacenter terdekat, dengan CDN kita juga bisa menghemat bandwidth.

2. Mempercepat Loading Website

Meskipun kita sudah mengoptimalkan loading website atau memakai cache plugin seperti w3 total cache, kenyataannya website kita bisa lebih cepat lagi loadingnya.

CloudFlare memiliki fitur yang bernama Rocket Loader.
Rocket Loader secara otomatis akan mengoptimalkan halaman website dan memastikan script pihak ketiga tidak membuat loading halaman lebih lambat.

Normalnya, web yang tidak memakai CloudFlare akan melakukan loading sampai semua request berhasil diterima. Web yang memakai CLoudFlare, request yang pertama di loading adalah elemen internal website, stop, lalu ketika visitor request script lain, script lain tersebut akan di loading.

Jika diibaratkan orang yang sedang makan. Web yang tidak memakai CloudFlare adalah orang memakan semua makanan yang ada dalam sekali makan tidak peduli dia ingin atau tidak. Web yang memakai CloudFlare adalah orang yang memakan makanan ketika dia menginginkannya.

Hebatnya, CloudFlare juga bisa meminimalkan request. Artinya loading website bisa lebih cepat lagi dan bisa menurunkan CPU usage hosting.

3. Mengamankan Website

Jika kamu adalah orang seperti saya yang kesal dengan spamer dan tidak tahu bagaimana caranya mengamankan website. Kita bisa memanfaatkan CloudFlare.
CloudFlare, selain CDN, juga bertindak sebagai web security. Mereka bisa menjadi firewall jika ada yang menyerang web kita.
Hebatnya kita bisa memakai fitur security saja tanpa CDN atau sebaliknya.
Selain itu kita juga bisa memblok no ip atau negara tertentu.
security CloudFlare terdapat 5 level, Off, Low, Medium, High, dan I’m under attack.

Baca Juga :  Cara Setting CloudFlare (CF)
Klik untuk berbagi dengan orang lain
%d bloggers like this: