Install Django di Ubuntu 20.04

Pada kesempatan ini saya akan membahas cara Install Django di Ubuntu 20.04.

PENGERTIAN

Django adalah web framework yang ditulis dalam bahasa pemorgraman Python. Django menawarkan kelebihan di sisi kecepatan dalam pengembangan aplikasi (rapid development) dan kemudahan dalam skalabilitas aplikasi (scalabilty).

Tujuan utama Django adalah untuk memudahkan developer dalam mengembangkan aplikasi web yang kompleks. Beberapa perusahaan terkenal yang menggunakan Django antara lain Instagram, Disqus, Washington Times, Bitbucket, dan Mozilla.

KELEBIHAN

1. Ditulis dengan bahasa Python

Framework Django ditulis menggunakan bahasa pemrograman python yang notabene merupakan bahasa pemrograman yang mudah dipahami dibanding bahasa lainnya. Dengan python, anda bisa merasakan beberapa kelebihan yang akan ditawarkan oleh si python, antara lain:

* Portabilitas, anda dapat melakukan porting ke berbagai platform,

* Multi-paradigma : Python mendukung OOP (Object Oriented Programming),

* Interaktif : Python dianggap lebih interaktif dari pada bahasa pemrograman yang lain sehingga dapat membantu anda untuk lebih fokus pada penyelesaian tugas bukan pada sintaksis.

2. Aman digunakan (Reassuring Secure)

Django dapat dengan mudah menangani berbagai masalah keamanan serius serta membantu para developer menghindari banyak kesalahan secara umum. Fitur keamanan internal yang disediakan oleh framework django membantu pengembang untuk melindungi aplikasi mereka dari berbagai serangan seperti cross-site scripting atau SQL injection. Selain itu, Django juga selalu update secara teratur dengan merilis keamanan path baru untuk mempertahankan sistem keamanan aplikasi.

3. Fitur untuk menyederhanakan Development Process

Django memiliki segala hal yang diperlukan untuk mengembankan sistem secara lengkap serta dapat menyelesaikan tugas-tugas umum dengan mengdopsi pendekatan “batteries included”, seperti user authentication, URL Routing, Database schema migration, dan masih banyak lagi. Selain itu, banyak tools atau packages yang dapat anda gunakan sesuai dengan kebutuhan anda ketika bekerja dengan teknologi mutakhir seperti analisis data, teknologi AI, serta machine learning. Bahkan, framework ini mudah diatur untuk digunakan dalam berbagai proyek.

Baca Juga :  Cara Install Ubuntu 20 Dekstop untuk Pemula

4. Konsep kerja KISS dan DRY

Framework telah memenuhi prinsip KISS (Keep It Short and Simple) dan DRY (Dont Repeat Yourself). KISS berarti kode django yang ditulis harus singkat, mudah dimengerti , dan metode yang tidak lebih dari baris. Selain itu, django juga mengikuti prinsip DRY, yaitu software pattern yang sering muncul dapat digantikan dengan abstraction sehingga pihak pengembang dapat menyederhanakan proses pengembangan dan membantu mempercepat waktu produksi secara keseluruhan.

5. Mengimplementasikan ORM

Django memiliki build-in ORM (Object-relational Mapping) yang sangat powerfull. ORM ini memudahkan anda untuk melakukan query ke database dengan penulisan kode SQL yang minim. Selain itu, dengan ORM Django dapat memudahkan anda dalam mendesain schema database, karena setiap field yang didefinisikan calam class ORM anda dapat diubah langsung ke schema database.

6. Dokumentasi yang jelas dan lengkap

Django memiliki web dengan dokumentasi yang sangat lengkap dan terstruktur. Dokumentasi pada django dapat mudah dipahami meskipun anda seorang pemula sekalipun. Selain itu, dalam dokumentasinya juga terdapat code examples sebagai bahan belajar. dokumentasi dari django dapat anda lihat disini.

7. Fleksibel (Exceedingly Scalable)

Framework Django bersifat fleksibel, artinya anda dapat menggunakan framework ini pada projek kecil maupun projek dengan skala besar. Bahkan perusahaan yang memiliki bandwith besar pun dapat menggunakan django yang mampu menskalakan dengan cepat.

8. Cross Platform

Karena Django menggunakan bahasa pemrograman python, maka django dapat dijalankan pada platform apapun yang sudah terpasang python. Seperti mobile maupun pada komputer dan tablet.

9. Template Engine

Django memiliki build-in template engine, namun juga bisa menggunakan templating engine lain seperti jinja 2. Selain memiliki template, Django juga memiliki library dan API (Application Programming Interface) yang dirancang untuk bekerja sama untuk bertumbuh dan konektivitas.

Baca Juga :  Install Docker di Ubuntu 20.04

10. Framework Serbaguna (Incredibly Versatile)

Framework Django telah digunakan oleh banyak perusahan, organisasi, bahkan pemerintah sekalipun. Django dapat digunakan untuk membangun berbagai macam sistem, seperti manajemen konten, sosial media hingga platform untuk komputasi ilmiah.

Install Requirements

- install pip
apt install python3-pip

- install env
pip3 install virtualenv

Membuat Virtual Environment

- membuat folder
mkdir django-file
cd django-file

- Membuat virtual environment (virtualenv) dengan nama 'env'

virtualenv env	

- Mengaktifkan virtual environment.

source env/bin/activate	

Install Django

- install

pip install Django

- cek versi

django-admin --version

Membuat Project Django

- membuat project dengan nama myproject

django-admin startproject myproject

- jalankan server

python manage.py runserver	
nanti muncul tampilan ini

Akses browser

- Untuk menghentikan development server tekan 'CTRL+C'.

- Untuk menonaktifkan virtual environment jalankan perintah 'deactivate'.
	
deactivate 
Klik untuk berbagi dengan orang lain
%d bloggers like this: